Perbandingan Biaya: Instalasi vs Pemeliharaan Sistem Gas Medis

Table of Contents
    Add a header to begin generating the table of contents
    Scroll to Top
    https://multiatmajayapersada.com/

    Sistem gas medis merupakan salah satu komponen vital dalam fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, klinik, hingga laboratorium. Fungsinya sangat krusial untuk menunjang layanan kesehatan, mulai dari penyaluran oksigen, nitrogen, hingga vakum medis. Namun, di balik fungsinya yang penting, ada dua aspek biaya yang perlu diperhatikan oleh manajemen rumah sakit atau pihak pengelola fasilitas kesehatan, yaitu biaya instalasi awal dan biaya pemeliharaan rutin.

    Memahami perbandingan biaya antara instalasi dan pemeliharaan sistem gas medis sangat penting untuk membantu pengambilan keputusan investasi jangka panjang. Artikel ini akan membahas secara rinci tentang komponen biaya instalasi, biaya pemeliharaan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keduanya.


    1. Pengeluaran Awal untuk Pemasangan Sistem Gas Medis

    Pengeluaran awal dalam pemasangan sistem gas medis merujuk pada biaya yang harus disiapkan fasilitas kesehatan saat pertama kali ingin menerapkan sistem ini. Biaya ini mencakup seluruh proses mulai dari perancangan, pengadaan peralatan, hingga instalasi sistem agar dapat berfungsi secara optimal. Karena sifatnya sebagai investasi jangka panjang, biaya ini biasanya hanya dilakukan sekali di awal proyek. Besar kecilnya biaya sangat ditentukan oleh tingkat kesulitan desain, luas area kerja, serta spesifikasi teknis yang dibutuhkan dalam proyek tersebut.

    Komponen Biaya Instalasi

    Berikut beberapa komponen utama dalam biaya instalasi sistem gas medis:

    KomponenDeskripsiEstimasi Biaya
    Desain SistemKonsultan perencanaan dan desain jalur instalasi3% – 5% dari total proyek
    Material UtamaPipa tembaga, valve, outlet gas, manifold, dan peralatan pendukung lainnya50% – 60% dari total proyek
    Peralatan UtamaMedical Gas Alarm, Gas Manifold, Vacuum Pump, Medical Air Compressor20% – 30% dari total proyek
    Jasa InstalasiBiaya tenaga kerja pemasangan dan pengujian sistem10% – 15% dari total proyek
    Sertifikasi & PengujianPengujian tekanan, kebocoran, dan sertifikasi sesuai standar3% – 5% dari total proyek

    Estimasi Total Biaya Instalasi

    Sebagai gambaran kasar:

    • Instalasi sistem gas medis untuk rumah sakit skala sedang:
      Rp 500 juta – Rp 2 miliar
    • Instalasi untuk rumah sakit besar atau gedung bertingkat:
      Rp 2 miliar – Rp 10 miliar (atau lebih)

    2. Biaya Pemeliharaan Sistem Gas Medis

    Berbeda dengan biaya instalasi, biaya pemeliharaan bersifat berulang (operational expenditure) dan harus dialokasikan secara rutin setiap bulan atau tahun untuk menjaga performa sistem tetap optimal.

    Komponen Biaya Pemeliharaan

    Berikut beberapa biaya yang biasanya muncul dalam pemeliharaan sistem gas medis:

    KomponenDeskripsiEstimasi Biaya Tahunan
    Pemeriksaan BerkalaInspeksi sistem, pengecekan tekanan, kebocoranRp 10 juta – Rp 50 juta
    Perbaikan MinorPenggantian seal, valve, atau fitting kecilRp 5 juta – Rp 30 juta
    Perawatan Peralatan UtamaServis vacuum pump, medical compressor, alarm systemRp 30 juta – Rp 100 juta
    Penggantian SparepartPenggantian komponen yang ausRp 10 juta – Rp 50 juta
    Sertifikasi UlangPemeriksaan berkala untuk standar akreditasiRp 20 juta – Rp 100 juta

    Estimasi Total Biaya Pemeliharaan Tahunan

    • Rumah sakit skala kecil:
      Rp 50 juta – Rp 100 juta / tahun
    • Rumah sakit skala sedang:
      Rp 100 juta – Rp 300 juta / tahun
    • Rumah sakit besar:
      Rp 300 juta – Rp 1 miliar / tahun

    3. Perbandingan Biaya Instalasi vs Pemeliharaan

    AspekInstalasiPemeliharaan
    Sifat BiayaSatu kaliRutin / Berulang
    Kisaran BiayaRp 500 juta – Rp 10 miliarRp 50 juta – Rp 1 miliar / tahun
    Durasi PembayaranSekali saat awal proyekTahunan / Per periode kontrak
    Risiko Jika Tidak DilakukanSistem tidak tersediaKerusakan sistem, kebocoran, gangguan layanan medis
    Tujuan UtamaMembangun sistem baruMenjaga sistem tetap aman & optimal

    4. Faktor yang Mempengaruhi Besaran Biaya

    Beberapa faktor penting yang mempengaruhi perbedaan biaya instalasi dan pemeliharaan sistem gas medis antara lain:

    Faktor Instalasi

    • Skala dan kapasitas rumah sakit
    • Jenis gas medis yang digunakan
    • Kompleksitas desain
    • Kualitas material
    • Lokasi proyek

    Faktor Pemeliharaan

    • Intensitas penggunaan
    • Lingkungan kerja (kotor/bersih)
    • Umur sistem gas medis
    • Standar akreditasi yang diterapkan
    • Ketersediaan sparepart

    5. Kesimpulan

    → Biaya instalasi sistem gas medis memang cukup besar di awal, namun bersifat investasi jangka panjang.
    → Sedangkan biaya pemeliharaan bersifat rutin, lebih kecil nilainya dibanding instalasi, tetapi wajib dilakukan secara berkala untuk memastikan keamanan dan keberlanjutan operasional rumah sakit.

    Mengabaikan biaya pemeliharaan bisa jadi lebih merugikan di masa depan, karena potensi kerusakan atau kegagalan sistem gas medis bisa menyebabkan biaya perbaikan besar, downtime layanan kesehatan, bahkan risiko keselamatan pasien.

    Idealnya, pihak pengelola rumah sakit harus menyiapkan anggaran berimbang:

    80% untuk instalasi awal berkualitas + 20% untuk perawatan rutin tahunan.


    PT. MULTI ATMAJAYA PERSADA
    Jl. Kutisari Besar No.2f, Siwalankerto, Kec. Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur 60236
    WA : 0821 4097 5129 | Email : info.multiatmajayapersada@gmail.com
    Web : www.multiatmajayapersada.com & www.dutamandirimedika.com

    WhatsApp
    Facebook
    Twitter
    LinkedIn
    Table of Contents
      Add a header to begin generating the table of contents
      Related Content
      Proyek Terbaru
      Instalasi Gas Medis dan Nurse Call
      Ruang Sentral
      Instalasi Gas Medis
      Instalasi Nurse Call
      Instalasi Nurse Call & Ruang Isolasi Covid-19

      Leave a Comment

      Your email address will not be published. Required fields are marked *